fbpx

NasDem Palu Serang 5.000 Paket Sembako ke Seluruh HUNTARA di Palu

 NasDem Palu Serang 5.000 Paket Sembako ke Seluruh HUNTARA di Palu

Ketua panitia Gema Ramadhan DPD Nasdem Kota Palu, Ista Nur Masyithah. Selasa (20/4/2021) (Foto : wartasulteng.id/im)

wartasulteng.id, Palu – Dari rangkaian Rakorwil Partai Nasdem Sulawesi Tengah sebelumnya, kini Partai besutan Surya Paloh itu kembali menghelat pembagian sembako untuk penyintas bencana Pasigala. Hal ini dibenarkan oleh Ibu Rery, sapaan akrab Lestari Moerdijat, Anggota Fraksi DPR RI dari NasDem yang juga Wakil Ketua MPR RI itu saat berkunjung ke HUNTARA di Petobo Atas, 01 April 2021 silam.

Program NasDem Peduli yg memang kerap digeber Partai besutan Surya Paloh ini seakan tidak berhenti diberitakan media publik. Kali ini total 5 ribu paket siap untuk di distribusikan ke sejumlah Hunian Tetap (Huntap) dan Hunian Sememtara (Huntara) di wilayah Palu, Sigi dan Donggala.

“Ya, Sore ini, Selasa (20/4/2021) tepat pukul 15.30, DPD Partai NasDem Kota Palu resmi melepas 5.000 Paket Sembako dari program NasDem Peduli yang kami peruntukkan bagi penyintas Bencana Pasigala 28 September lebih 2,7 tahun silam”, kata Ista Nur Masyithah selaku Ketua Panitia GEMA RAMADHAN 1442-H NasDem Palu.

Pembagian paket sembako di Huntara Petobo, satu dari beberapa lokasi giat Gema Ramadhan yang dilakukan oleh DPD Nasdem Palu. (Foto: ista nur masyitahah)

“Setalah dari Huntata Petobo Atas, masih ada sebanyak 22 HUNTARA se Kota Palu yang akan kami kunjungi dan pastikan tiba di tangan yg berhak. Juga disertai dengan 13.500 paket Iftar dari Ibu Hj. Nilam Sari Lawira disejumlah titik yang dijadwalkan paralel untuk wilayah Kota Palu.
Sejumlah giat dimaksud kami rangkai dalam Gema Ramadhan 1442-H DPD Partai NasDem Kota Palu,” demikian Ista menjelaskan.

Seperti Undangan Peliputan yang beredar, sore ini memang terjadwal giat yang menyasar 3 HUNTARA di wilayah Kecamatan Tawaili, yakni HUNTARA Pacuan Kuda, HUNTARA Talise Bamba dan HUNTARA Vatupondolu, ketiganya di Kecamatan Tavaili Kota Palu, 3 dari 22 HUNTARA yang saat ini masih eksisting, dihuni penyintas dengan segenap deritanya jelang 3 (tiga) tahun. (IM)

Related post