fbpx

Lama Tak Punya Rumah Ibadah, Huntap Doda Sigi Resmi Miliki Sebuah Masjid

 Lama Tak Punya Rumah Ibadah, Huntap Doda Sigi Resmi Miliki Sebuah Masjid

Pengguntingan pita oleh Wagub Sulteng, Rusli Baco Dg Palabbi tandai resminya penggunaan Masjid Al-Askar di Huntap Doda, Sigi.( foto:wartasulteng.id/im)

Wartasulteng.id, Sigi – Hampir genap tiga tahun tanpa fasilitas rumah ibadah, Huntap Doda Kabupaten Sigi kini resmi miliki fasilitas rumah ibadah berupa masjid.

Sejak bencana alam gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan sekitarnya pada 2018 silam, masyarakat penyintas, khususnya warga kelurahan Balaroa yang banyak diantaranya telah menetap di Hunian Tetap (Huntap) Desa Doda,Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi kini resmi memiliki fasilitas rumah ibadah.

Masyarakat yang tinggal di Huntap Doda pertama kali melaksanakan ibadah Shalat Jumat bersama, setelah pada hari ini, Jumat (12/03/2021) Wakil Gubernur Sulteng, Rusli Baco Dg Palabbi bersama pimpinan Askrindo dan Baznas Sulteng turut hadir bersama sekaligus meresmikan pengoprasian Masjid Al-Askar yang berlokasi di Desa Doda, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi sebagai lokasi ibadah untuk warga huntap.

Kepala Askrindo Insurance, Idul Palaguna yang ditemui oleh wartasulteng.id di lokasi peresmian mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dapat merealisasikan niat perusahaan yang ingin terus membantu masyarakat korban bencana pasigala 2018 silam, dengan mendirikan fasilitas publik berupa rumah ibadah ini.

“Askrindo sejak awal terus berupaya mendukung upaya pemerintah dalam memulihkan dampak bencana 2018 lalu, pembangunan masjid ini salah satunya,” tegasnya.

Idul juga mengatakan sumber dana pembangunan ini di pungut dari perusahaan, baik yang di pusat maupun di seluruh anak cabang dengan dibantu Baznas Sulteng dalam teknis pembangunannya.

Sementara, salahsatu pimpinan Baznas, Saidah Sakwan,MA mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari kontribusi Baznas dalam manajemen kedaruratan pasca bencana.

Baznas mengoptimalkan pemulihan insfrastruktur penunjang, salain rumah ibadah, layanan kesehatan Baznas juga berupaya membangun sarana pendidikan.

” Ini menjadi rangkaian dari manajemen kedaruratan Baznas, membangun sarana publik berupa rumah ibadah, khitan massal, sarana kesehatan dan juga nantinya di tempat ini bakal kita bangun sarana pendidikan,” ungkapnya.

Saidah mengatakan, masyarakat yang tinggal di Huntap nantinya tidak akan kesulitan mengakses layanan kesehatan, pendidikan dan rumah ibadah.

“Sekarang masyarakat di huntap lebih dekat untuk melaksanakan ibadah, terutama umat muslim. Bukan tidak mungkin, kedepan kita bangun sarana pendidikannya juga,” terangnya. (AKB)

Related post