fbpx

Menjelang Sekolah Tatap Muka, Dinkes Kota Palu Beberkan Beberapa Hal!

 Menjelang Sekolah Tatap Muka, Dinkes Kota Palu Beberkan Beberapa Hal!

Wartasulteng.id, Palu – Mulai pekan depan Pemerintah Kota Palu menargetkan pelaksanaan sekolah tatap muka bagi jenjang PAUD/TK, SD dan SMP sudah dapat berjalan.

Lantas bagaimana kesiapan dimulainya sekolah tatap muka, setelah sekian lama pandemi covid-19 memaksa kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara daring.

Walikota Palu, Hadianto Rasyid belum lama ini menyatakan semua pihak harus menjalani vaksinasi covid-19 terlebih dahulu, utamanya bagi tenaga pengajar dan juga unsur pelayan publik lainnya.

Dari data yang diperolah dari Dinas Kesehatan Kota Palu, sebanyak 4.604 orang tenaga pendidik dan kependidikan terkait mulai hari ini menjalani vaksinasi tahap pertama dibeberapa puskesmas di Kota Palu. Jumlah tersebut hampir separuh jumlah vaksin yang akan disediakan oleh Kementrian Kesehatan RI sebanyak 12 ribu vaksin tahap pertama berdasar data yang diambil dari Dukcapil Kota Palu.

Dinkes Kota Palu melalui bagian Surveilans Epidemiologi, imunisasi dan Kesehatan, Hadra menerangkan sampai saat ini vaksinasi terus berjalan dan terus dikebut sebagai upaya persiapan kegiatan belajar tatap muka.

“Sampai hari ini yang sudah ada empat ribuan yang telah memperoleh vaksinasi, diantaranya para tenaga pengajar dan juga pelayan publik terkait,” sambungnya.

Hadra juga menambahkan, bagi pelajar belum masuk dalam prioritas penerima vaksin. Karena fokus dinas saat ini adalah pemberian vaksin pada pelayan publik dan nakes yang sebelumnya telah memperolah vaksin lebih dahulu.

“Ya..kita prioritaskan nakes, tenaga pendidik, aparat keamanan, pembawa moda transportasi umum dan lainnya yang terkait pelayanan publik,” sebutnya saat di temui poskota, Kamis (10/3/2021).

Dinas Kesehatan juga membuka akses bagi masyarakat yang ingin mendaftar untuk diberikan vaksin, apabila data penerima vaksin yang disajikan saat ini tidak sepenuhnya mencakup kriteria prioritas penerima vaksin, juga bagi masyarakat umum.

Mengenai peserta didik yang belum masuk kategori penerima vaksin, Dinkes merekomendasikan kegiatan pembelajaran tatap muka nanti menerpkan protokol kesehatan yang ketat. Utamanya bagi pelajar dan juga orang tua pelajar yang kerap kali mengantar anaknya ke sekolah.

“Saat ini kita sudah selesai vaksinasi untuk nakes, dan pelayan publik seperti tenaga pendidik juga tengah berjalan. Kedepannya pemebelajaran di sekolah baik peserta maupun skema ruangan belajarnya akan menggunakan aturan yang sesuai protokol kesehatan covid-19, dan sekolah wajib menyediakan sarana sanitasi dan pengukur tubuh,” jelas Hadra.

Sekolah yang telah memenuhi prasyarat tersebut nantinya berhak mengajukan permohonan pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka ke Disdikbud Kota Palu. (AKB)

Related post