fbpx

Tak Ada Penjualan Gas 3 Kilogram, Warga Nilai Pasar Murah Kurang Menarik

 Tak Ada Penjualan Gas 3 Kilogram, Warga Nilai Pasar Murah Kurang Menarik

WartaSulteng.id, Palu – Kelangkaan tabung gas 3 kilogram di sejumlah titik di Kota Palu membuat sejumlah warga kecewa, lantaran usahanya mendatangi pasar murah yang diselenggarakan Disperindag Sulteng di lapangan sepakbola tangkasi, Birobuli Selatan Kota Palu berbuah nihil.

Kegiatan pasar murah yang diselenggarakan selama dua hari berturut-turut itu, warga tidak ditemui satu gerai pun yang menjajakan tabung gas bersubsidi tersebut. Padahal, tidak sedikit masyarakat yang hadir di pasar murah itu juga membawa tabung kosong untuk ditukarkan.

“Saya kira di pasar murah ada juga dijual tabung gas 3 kilo, apa harga diluar mahal kong setengah mati dicari,” ungkap Faridah, salah seorang pengunjung pasar murah yang diadakan Disperindag Sulteng tersebut.

Hisyam Baba, Lurah Birobuli Selatan mengatakan, ditiadakannya penjualan tabung gas 3 kilogram sebagai antisipasi terjadinya kerumunan warga yang berisiko melanggar protokol Covid-19.

“Tidak dijual tabung gas 3 kilogram, satgas Covid-19 Sulteng juga tidak memberikan rekomendasi penjualan gas 3 kilo itu karena bahaya kalau ada kerumunan warga,” tandasnya.

Dari pengalaman sebelumnya, penjualan tabung gas 3 kilogram selalu menjadi penyebab kerumunan warga, belum lagi petugas sampai kewalahan melayani. Olehnya pasar murah sekarang tidak lagi menyertakan penjualan tabung gas 3 kilogram.

Menanggapi keluhan warga, Aan sebagai panitia pasar murah juga menambahkan, distribusi tabung 3 kilogram dari pertamina juga mengalami keterlambatan. Hal inilah yang menyebabkan kelangkaan dan juga tingginya harga eceran yang mencapai harga Rp.25 ribu hingga Rp.30 ribu dibandingkan harga normalnya Rp.16 ribu per tabung.***(IM)

Related post