fbpx

Satu Alasan Hidayat Lamakarate – Bartho Jadi Pilihan Anak Muda

 Satu Alasan Hidayat Lamakarate – Bartho Jadi Pilihan Anak Muda

WartaSulteng.id, Palu – Sosok Mohamad Hidayat Lamakarate yang maju pada kontestasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng bersama BartholomeusTandigala kini menjadi trend dikalangan anak muda Sulawesi Tengah.

Lantas apa alasan yang menyebabkan banyaknya kaum muda, bahkan influencer di Sulawesi Tengah bergabung untuk memperjuangankan pasangan Hebat (akronim; Hidayat Lamakarate – Bartho) untuk menjadi pemimpin setelah habis era jabatan Gubernur Longki Djanggola ini?

Hasil penelusuran kami mendapatkan fakta-fakta menarik, yang menjadi alasan animo kaum muda menjadi pemilih Hidayat Lamakarate dan Bartho.

Pemimpin Representasi Era

Hidayat Lamakarate yang pada 8 Oktober 2020 kemarin menginjak usia ke- 50 Tahun menjadi satu-satunya sosok calon Gubernur termuda yang tampil dalam sejarah perhelatan Pilkada di Sulawesi Tengah, bahkan di Indonesia Timur.

Berpasangan dengan Bartholomeus Tandigala, keduanya dinilai oleh kaum muda yang menjadi representasi era saat ini, baik pendekatan usia dan Era, ide program maupun kemampuannya dalam memahami persoalan dan kebutuhan dimasa kini dan mendatang.

Program Kerja Yang Kekinian, Dan Berorientasi Pada Kemandirian Ekonomi.

Bukti bahwa Hidayat Lamakarate – Bartho mampu memenuhi panggilan zaman adalah, setiap program yang dibuat oleh pasangan ini punya orientasi yang jelas dan benar-benar dibutuhkan oleh keadaan masyarakat pada saat ini.

Mulai dari menggandeng Dr.Ir. Bartholomeus Tandigala, SH CES yang ahli dalam tata kelola daerah berbasis mitigasi bencana, sangat tepat mengingat Sulteng yang termasuk daerah rawan bencana.

Program Satu Desa Satu Internet Gratis dan Technopark, dimana kebutuhan akses internet sudah menjadi kebutuhan semua kalangan, dan juga hadirnya Technopark yang menjadi ruang berkreasi pengembangan jenis usaha baru yang berbasis ada IT, seperti fasilitas ruang produksi karya dan fasilitas berbagai talent.

Tak jarang, Hidayat Lamakarate yang sekaligus sebagai Pembina Indonesian E-Sport Association (IESPA) sering didatangi oleh kelompok anak muda pencinta E-Sport di Sulteng untuk dukungan terhadap dirinya, karena dinilai mampu memperjuangkan kebutuhan kaum muda.

Alasan diatas juga senada dengan niat para pemuda-pemudi di Sulawesi Tengah, untuk bersama-sama menciptakan sejarah baru di daerah dengan luas geografis terluas di Pulau Sulawesi ini, dalam mengukir sejarah Gubernur termuda dalam sejarah Sulteng dan juga di kawasan Indonesia Timur. (IM)

Related post