fbpx

Simak Sejarah Mengejutkan Ketika Hidayat Lamakarate Jadi Gubernur Sulteng

 Simak Sejarah Mengejutkan Ketika Hidayat Lamakarate Jadi Gubernur Sulteng

WartaSulteng.id, Palu – Sejarah, senantiasa diciptakan oleh mereka yang nekat, sekaligus hadir pada momentum yang tepat. Beberapa diantaranya, hadir akibat pristiwa yang tidak terduga. Karena itu, setiap momentum sejarah senantiasa punya orang dan kejadian yang tidak biasa. Menyimpang dari kelaziman dan hal-hal umum yang penuh dengan situasi tidak terduga.

Saat ini ada sebuah peristiwa sejarah baru di Sulawesi Tengah, sedang terpahat. Ketika sosok anak muda yang punya keyakinan akan kemutlakan takdir Tuhan, sedang memahat jalan sejarah hidup dan kehidupan orang banyak. Sosok pemuda kelahiran 8 oktober 1970 yang telah meraih banyak prestasi birokrasi, termasuk menjadi sekertaris daerah provinsi termuda Indonesia akhirnya dengan kenekatan memilih jalan pedang, meninggalkan posisi nyaman birokrasi, mundur dari status ASN nya yang berada di puncak karir untuk sebuah kompetisi Gubernur Sulawesi Tengah.

Jadi Gubernur Sulteng Termuda, Sepanjang Sejarah

Bukan hanya jadi Sekdaprov di Indonesia pertama yang meninggalkan karirnya, Hidayat Lamakarate juga akan tercatat namanya menjadi Gubernur Sulawesi Tengah termuda dalam sejarah Bumi Tadulako apabila dirinya terpilih pada pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Jika melihat usia Gubernur Sulawesi Tengah pasca rezim orde baru 1998 yang rata-rata berusia diatas 60 tahun. Mulai dari tahun 2001-2006, ketika Aminuddin Ponulele menjadi Gubernur Sulteng kala itu, umur beliau sudah 62 tahun, begitu pula ketika Banjela Paliju menjabat Gubernur pada periode 2006-2011 telah berusia 61 tahun.
Sedangkan pada 8 Oktober 2020 nanti, Hidayat Lamakarate baru menginjak usia 50 Tahun.

Sementara, Gubernur Longki Djanggola yang menjabat Gubernur Sulteng dua periode pada periode pertama 2011-2015 ketika menjadi Gubernur, usia longki telah 59 tahun.  Maka kini momentum sejarah regenerasi politik itu sedang terjadi dengan kehadiran sosok Hidayat Lamakarate.

Pasangan Gubernur Multikuktural Pertama Di Sulteng

Pasangan Hidayat Lamakarate dan Bartholomeus Tandigala juga merupakan pasangan kombinasi Islam-Nasrani pertama yang memastikan diri tampil pada pilkada Sulteng Tahun 2020, keduanya juga memiliki latar belakang budaya dan adat berbeda. Sebelumnya belum pernah terjadi dalam kontestasi Pilkada Sulawesi Tengah, menghadirkan pasangan multikultural, yang banyak mencerminkan keberagaman budaya,adat dan agama di Sulawesi Tengah semacam ini.

Maka, sejarah baru kepemimpinan kaum muda di Sulawesi Tengah akan tercipta apabila Hidayat Lamakarate dan Bartho mendapat kepercayaan dari masyarakat Sulteng. Kepemimpinan yang akan memacu regenerasi politik 3 juta rakyat Sulawesi Tengah yang akan datang, dimana anak-anak muda yang mengerti konteks zaman akan tampil memimpin daerah tersebut. (IM)

Related post