fbpx

Satu Kilogram Ganja Di Selundupkan Lewat Ekspedisi

 Satu Kilogram Ganja Di Selundupkan Lewat Ekspedisi

Residivis : Dua pelaku penyelundupan narkotika jenis ganja (tengah) saat diamankan petugas, Minggu (23/8) kemarin ( DOK. BNNP Sulteng )

WartaSulteng.id, Palu – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah kembali berhasil menggagalkan penyelundupan ganja melalui jasa ekspedisi. Tidak Tanggung-tanggung, sebanyak satu kilogram narkotika jenis ganja, di selundupkan melalui jasa ekspedisi kepada dua pelaku yang berada di Kota Palu.

Kedua pelaku sendiri sudah diamankan, ketika tengah mengambil paket tersebut di sebuah agen jasa pengiriman yang berada di Jalan Juanda, Kota Palu, pada Minggu (23/8) kemarin. Ganja yang berasal dari Medan, Sumatera Utara tersebut, diambil oleh pelaku bernama Fany Oktabrata dan diketahui paket tersebut juga milik Fadlyansyah, yang diamankan di BTN Palupi.

Setelah sebelumnya, Tim Berantas BNNP Sulteng yang dipimpin Kepala Bidang Pemberatasan, AKBP Baharuddin, mendapati informasi adanya pengiriman paket ganja dari Medan. Pengiriman tersebut, bukan hanya untuk Kota Palu, namun juga telah disebar ke daerah-daerah lain. Menurutnya, Kota Palu sendiri mendapat jatah 1 kilogram.

Kepala BNNP Sulteng, Brigjen Pol Sugeng Suprijanto mengungkapkan, bahwa kedua pelaku sudah diamankan di BNNP Sulteng, untuk pengembangan lebih lanjut.

Sebab, diketahui, dua pelaku yang juga merupakan residivis kasus narkotika jenis ganja ini, telah masuk dalam jaringan peredaran Narkoba antar provinsi. “Mereka ini sudah pernah masuk penjara dengan kasus yang sama. Jaringannya kini sudah ada pula di Medan, ini bukan yang pertama mereka terima barang,” jelas Kepala BNNP.

Rencananya ganja tersbut, bakal dipecah dalam paket kecil dan diedarkan di wilayah Kota Palu dan sekitarnya. Ditanya terkait keterlibatan jasa ekspedisi, hingga kini hanya sebatas dijadikan saksi saja, karena tidak mengetahui persis isi dalam paket kiriman itu. “Masih sebatas saksi,” sebut Sugeng.

Selain satu kilogram ganja, petugas juga mengamankan handphone milik dua pelaku, yang kini telah dijadikan tersangka. Baju yang dijadikan pembungkus ganja, juga turut diamankan petugas.

Dalam kasus ini kedua pelaku dijerat pasal pasal 114 Undang-Undang ayat (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Ista Mujahid

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *